Ayu Azhari kini tidak hanya bergelut di dunia seni peran, seperti halnya artis lainnya, Ayu Azhari merasa bahwa pekerjaan di dunia seni bukanlah sesuatu yang menjanjikan dan berumur panjang. Untuk itulah Ayu Azhari kini mencoba peruntungannya di dunia politik. Memang dunia politik adalah sesuatu yang baru bagi Ayu Azhari, tapi tidak ada hal yang tidak bisa dipelajari termasuk terjun ke dunia politik.
Walau tergolong baru dan masih belajar, Ayu Azhari memberanikan diri mencalonkan diri sebagai calon wakil bupati. Walau keterlibatannya dalam panggung politik banyak dipertanyakan, banyak mendapatkan hujatan dan tidak banyak yang mendukung tapi Ayu Azhari tetap maju dengan perlahan dan pasti untuk menempati kursi wakil bupati tersebut.
Memang banyak artis yang digunakan sebagai daya tarik pemilihan, dan artis yang ditunjuk pun akhirnya terjun dengan total di panggung politk. Memang sebelum Ayu Azhari, banyak artis lain yang lebih dahulu terjun ke dunia politik dan sukses, tapi banyak juga yang hanya meramaikan panggung pemilihan dan pulang dengan tangan hampa.
Ayu Azhari sendiri merasa tertantang menjadi calon wakil bupati untuk kabupaten Sukabumi karena merasa bagian dari kabupaten tersebut dan memberikan kesempatan bagi putra daerah untuk menjadi pemimpinnya. Keikutsertaan Ayu Azhari di pemilihan kali ini tentu saja menarik perhatian banyak orang, selain telah memiliki nama sebagai artis, Ayu juga tidak memiliki pengalaman sama sekali.
Selain itu juga, Ayu memiliki reputasi sebagai artis yang sering tampil seksi sehingga mendapat banyak tanggapan miring. Tapi semua itu akan menjadi pilihan dari masyarakat, apakah masyarakaat akan memilih Ayu sebagai wakil bupatinya atau sebaliknya. Tapi sebelum semua itu terjadi, partai yang mengusung Ayu sebagai calon bupati membatalkan pencalonan Ayu. Apapun alasan pembatalannya, jelas ini adalah keputusan partai yang sudah di pertimbangkan dengan seksama.
Walaupun sejak mulai mendaftarkan diri sebagai calon gubernur, Ayu sudah mempromosikan dirinya di kabupaten yang akan di wakilinya secara besar-besaran tapi keputusan pembatalan tidak terhindari, sehingga Ayu tidak akan melanjutkan karirnya di dunia politik. Hal ini dikarenakan Ayu tidak juga hadir di serangkaian acara dalam tahap verifikasi sebagai calon wakil bupati.